MEDAN, Waspada.co.id – Meski musim ini PSMS Medan harus menelan pil pahit usai gagal naik kasta di Liga 1 Indonesia, namun sejumlah pihak tetap optimis bila PSMS akan mampu bangkit di musim depan. Harapan itu salah satunya datang dari Ketua Harian Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sumatera Utara Adi Wijaya (foto).
Dirinya menilai jika musim ini sebenarnya skuad Ayam Kinantan sudah menunjukkan permainan yang maksimal, terbukti sudah melaju hingga ke babak 8 Besar. Hanya saja mungkin, banyak faktor yang akhirnya membuat PSMS gagal meraih hasil maksimal.
“Tentu yang pertama harus dilakukan, Manajemen PSMS harus solid dan komit dalam mengarungi kompetisi baru tahun ini. Karena kalau tidak solid dan komit percuma, ke depan untuk merekrut pemain maupun pelatih tidak akan maksimal,” terang pria yang juga Wakil Kepala SMA Negeri 3 Medan ini.
Diakui memang ke depan tantangan untuk berkompetisi akan semakin berat. Bisa dilihat di musim ini, tim-tim Liga 2 yang berlabel ‘Liga 1’ dengan bermaterikan pemain-pemain berkualitas mendominasi sepanjang bergulirnya kompetisi, sebut saja Dewa United, RANS Cilegon, dan Persis Solo.
“Kita tidak tahu lagi musim ini mungkin akan timbul lagi tim-tim seperti itu, bermaterikan pemain bagus karena memang menargetkan untuk lolos ke Liga 1. Tentu hal ini harus menjadi pertimbangan,” tambahnya.
Artinya, kata Adi, PSMS harus melakukan persiapan tim sedini mungkin agar siap jika kompetisi dimulai nantinya. “Namanya juga kompetisi, gagal itu sesuatu yang wajar bukan. Namun jangan jadikan itu alasan untuk menyerah. Ingat bahwa PSMS ini tim besar,” tutup Adi. (wol/ari/d2)
Discussion about this post