• Tentang Waspada Online
  • Kontak
  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Internal Perusahaan Pers
  • Jenjang Karir Kewartawanan
Waspada Online | Pusat Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh
  • Home
  • Fokus Redaksi
  • Medan
  • Sumut
  • Aceh
  • Jabar
  • Warta
    • Indonesia Hari Ini
    • Politik
    • Mancanegara
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Teknologi
    • Features
  • Sports
    • Lokal
    • Nasional
    • Internasional
    • PSMS
  • Ragam
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Khazanah
    • Remaja
    • Wisata
  • Hiburan
  • Terkini
  • WOL Video
  • LAINNYA
    • Komunitas
    • WOL News
    • Advertorial
    • Artikel Pembaca
      • Pengamat
      • Umum
No Result
View All Result
  • Home
  • Fokus Redaksi
  • Medan
  • Sumut
  • Aceh
  • Jabar
  • Warta
    • Indonesia Hari Ini
    • Politik
    • Mancanegara
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Teknologi
    • Features
  • Sports
    • Lokal
    • Nasional
    • Internasional
    • PSMS
  • Ragam
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Khazanah
    • Remaja
    • Wisata
  • Hiburan
  • Terkini
  • WOL Video
  • LAINNYA
    • Komunitas
    • WOL News
    • Advertorial
    • Artikel Pembaca
      • Pengamat
      • Umum
No Result
View All Result
Waspada Online | Pusat Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh
No Result
View All Result
  • Tentang Waspada Online
  • Kontak
  • Redaksi
  • Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Privasi
Home Warta Indonesia Hari Ini

Komisi I DPR Klaim KUHP Baru Sesuai Tuntutan Zaman

4 bulan ago
in Indonesia Hari Ini, Politik, Warta
A A
0
KUHP

Foto: Ilustrasi KUHP (Ist)

3
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Waspada.co.id – DPR telah mengesahkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dalam rapat paripurna Selasa (6/12). Peraturan perudang-undangan ini dinilai sebagai upaya nyata bangsa Indonesia dalam mengganti tatanan hukum positif agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan perkembangan zaman.

Penilaian tersebut datang dari Anggota Komisi I DPR Krisantus Kurniawan. “KUHP suatu negara merupakan ekspresi peradaban bagi negara yang bersangkutan. Penggantian tatanan hukum tersebut merupakan penggantian atau perubahan secara mendasar dan rasional,” tuturnya dalam Webinar bertema ‘Urgensi Pembaruan KUHP’ di Jakarta, baru-baru ini.
Banner Donasi Inilah Kitabisa 03 – inilah.com

RelatedPosts

Partai Prima Akhirnya Lolos Verifikasi Administrasi KPU

Partai Prima Akhirnya Lolos Verifikasi Administrasi KPU

ago 4 bulan
KPK Bakal Panggil Sekda Provinsi Riau

KPK Bakal Panggil Sekda Provinsi Riau

ago 4 bulan
Wow!!! Koalisi Indonesia Bersatu Gabung ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya?

Wow!!! Koalisi Indonesia Bersatu Gabung ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya?

ago 4 bulan

Menurut politisi asal pemilihan Kalimantan Barat itu, pembaruan Hukum Pidana merupakan upaya untuk mengganti tatanan Hukum Pidana Positif (Ius Constitutum) dengan tatanan hukum pidana yang dicita-citakan (Ius Constituendum).

“Pada akhirnya pembaruan hukum pidana harus secara nyata diwujudkan melalui kebijakan atau politik hukum pidana,” ujarnya.

Dia menegaskan, hakikat pembaruan hukum pidana berkaitan erat dengan latar belakang dan urgensi diadakannya pembaruan hukum pidana itu sendiri, yaitu upaya untuk melakukan reorientasi dan reformasi hukum pidana.

Tentu saja, ia menambahkan, pembaharuan hukum pidana itu sesuai dengan nilai-nilai sentral sosio-politik, sosio-filosofi dan sosio-kultural masyarakat Indonesia yang melandasi kebijakan sosial, kebijakan kriminal dan kebijakan penegakan hukum di Indonesia.

“Maka pembaruan hukum pidana harus ditempuh dengan pendekatan yang berorientasi pada kebijakan (policy-oriented approach) dan pendekatan yang berorientasi pada nilai (value-oriented approach),” tuturnya.

Ismail Cawidu, akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan hal senada. Saat ini, kata dia, dalam penegakan hukum pidana di Indonesia masih menggunakan KUHP yang berasal dari Wetboek van Strafrecht atau peninggalan Belanda tahun 1946.

“Hal ini berakibat pada banyaknya jenis perbuatan pidana yang belum diatur dalam KUHP saat ini. Sehingga KUHP lama sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini yang sangat dinamis akibat perubahan sosial, teknologi informasi namun masih melesatarikan adat ketimuran,” tuturnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta itu menilai KUHP baru disusun dengan mendasarkan pemikiran pada aliran klasik, yang menjaga keseimbangan antara faktor objektif (faktor lahiriyah) dan faktor subjektif (pendekatan bathiniyah).

“KUHP baru ini tidak lagi membedakan antara tindak pidana kejahatan dan pelanggaran dan mengakomodir hukum-hukum yang masih hidup dan berlaku di tengah masyarakat. Ini jauh lebih maju dibandingkan KUHP lama dan masih berlaku saat ini,” paparnya.

Algooth Putranto akademisi Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta justru menegaskan hal berbeda. Menurut dia, tiga tahun ke depan menjadi ajang pertaruhan bangsa Indonesia antara pihak yang setuju maupun yang tidak setuju dengan KUHP baru.

“Sejak disahkan DPR pada 6 Desember, pertarungan dialektika tentang KUHP baru sudah bukan lagi di jalanan atau di ruang akademis. Pertarungan sudah bergeser ke Mahkamah Konstitusi, dalam hal ini para penentang harus mempersiapkan diri dengan baik dan pemerintah harus berbesar hati dengan perdebatan ini,” ungkap dia.

Pengajar Ilmu Komunikasi yang menekuni pertarungan dialektika Ruang Publik itu menegaskan pemerintah seharusnya mengurangi upaya menguasai ruang public (public sphere) secara tidak sehat dengan menggunakan buzzer seperti halnya ketika menghadapi aksi demonstrasi para penentang KUHP di 2019.

“Biarkan masyarakat berdialektika, upaya mendistorsi dialektika akan membuat masyarakat sipil semakin tidak percaya dengan upaya pemerintah. Biarlah masyarakat berdebat secara sehat. Justru di situ letak indahnya proses demokrasi,” imbuhnya. (okz/pel/d2)

Tags: DPR RIKomisi I DPRMenkum HAMParipurna Pengesahan RKUHPrapat paripurnarkuhpRUUUU KUHPyasonna laoly
Previous Post

Pemko Medan Sebut BBM Bersubsidi Lebih Banyak Dinikmati Kelompok Masyarakat Mampu

Next Post

Survei Pilpres 2024: Elektabilitas Prabowo Kokoh di Puncak, Dibuntuti Ganjar dan Anies

Related Posts

Partai Prima Akhirnya Lolos Verifikasi Administrasi KPU
Politik

Partai Prima Akhirnya Lolos Verifikasi Administrasi KPU

ago 4 bulan
KPK Bakal Panggil Sekda Provinsi Riau
Indonesia Hari Ini

KPK Bakal Panggil Sekda Provinsi Riau

ago 4 bulan
Wow!!! Koalisi Indonesia Bersatu Gabung ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya?
Fokus Redaksi

Wow!!! Koalisi Indonesia Bersatu Gabung ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya?

ago 4 bulan
KPK Cegah 10 Tersangka Korupsi Pegawai Kementerian ESDM ke Luar Negeri
Indonesia Hari Ini

KPK Cegah 10 Tersangka Korupsi Pegawai Kementerian ESDM ke Luar Negeri

ago 4 bulan
Ramai Hispanik Amerika Memeluk Islam
Mancanegara

Ramai Hispanik Amerika Memeluk Islam

ago 4 bulan
MAKI Desak KPK Tahan Rafael Alun Trisambodo Sebelum Melarikan Diri
Indonesia Hari Ini

MAKI Desak KPK Tahan Rafael Alun Trisambodo Sebelum Melarikan Diri

ago 4 bulan
Next Post
Prabowo-naik-kuda

Survei Pilpres 2024: Elektabilitas Prabowo Kokoh di Puncak, Dibuntuti Ganjar dan Anies

Discussion about this post

Stay Connected

  • 36.6k Fans
  • 40.3k Followers
  • 67k Followers

Trending

  • Bobby Akhirnya Bereaksi, Perintahkan Inspektorat Periksa Proyek Lampu 'Pocong'

    Bobby Akhirnya Bereaksi, Perintahkan Inspektorat Periksa Proyek Lampu ‘Pocong’

    2440 shares
    Share 976 Tweet 610
  • HMI Cabang Medan Bilang Dua Tahun Kepemimpinan Bobby Tak Hasilkan Apa-apa

    2430 shares
    Share 972 Tweet 608
  • 10 Pantun Ucapan Sahur, Lucu, Gokil, dan Penuh Semangat

    2788 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • Bobby Nasution Tegaskan Parkir di Ramadhan Fair Gratis dan Tenant tak Dipungut Biaya

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Mau Naik Angkot Apa ke Tujuanmu? Ini Daftar Trayek Angkot Kota Medan Terlengkap

    155465 shares
    Share 62186 Tweet 38866

Recent News

Chelsea vs Aston Villa: Stamford Bridge Terdiam

Chelsea vs Aston Villa: Stamford Bridge Terdiam

ago 4 bulan
Desain Rumah Minimalis 5x10 M, Keren dan Nyaman

Desain Rumah Minimalis 5×10 M, Keren dan Nyaman

ago 4 bulan
Spain Masters 2023: Gregoria Singkirkan Primadona Spanyol

Spain Masters 2023: Gregoria Singkirkan Primadona Spanyol

ago 4 bulan
Akibat Kebakaran Hebat di Aceh Tengah, 26 Rumah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp2 M

Akibat Kebakaran Hebat di Aceh Tengah, 26 Rumah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp2 M

ago 4 bulan
Waspada Online | Pusat Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh

Waspada Online adalah media online pertama di Sumatera Utara yang resmi berdiri pada 11 Januari 1997 bertepatan dengan HUT Harian Waspada ke-50 dengan tujuan utama melengkapi sistem informasi sebagai referensi utama di Medan, Sumatera Utara, dan Aceh.

Follow Us

Temukan di Google Play

Recent News

Chelsea vs Aston Villa: Stamford Bridge Terdiam

Chelsea vs Aston Villa: Stamford Bridge Terdiam

ago 4 bulan
Desain Rumah Minimalis 5x10 M, Keren dan Nyaman

Desain Rumah Minimalis 5×10 M, Keren dan Nyaman

ago 4 bulan

Waspada Online © 2020 All right reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Fokus Redaksi
  • Medan
  • Sumut
  • Aceh
  • Jabar
  • Warta
    • Indonesia Hari Ini
    • Politik
    • Mancanegara
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Teknologi
    • Features
  • Sports
    • Lokal
    • Nasional
    • Internasional
    • PSMS
  • Ragam
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Khazanah
    • Remaja
    • Wisata
  • Hiburan
  • Terkini
  • WOL Video
  • LAINNYA
    • Komunitas
    • WOL News
    • Advertorial
    • Artikel Pembaca
      • Pengamat
      • Umum

Waspada Online © 2020 All right reserved.