Waspada.co.id – Hari Lebaran identik dengan aneka sajian makanan bersantan, mulai dari opor ayam, gulai, hingga rendang.
Meski lezat dan menggugah selera, konsumsi santan berlebih dapat menambah timbunan lemak di tubuh.
Agar tumpukan lemak tersebut tidak menetap, ada beberapa jenis minuman yang bisa dikonsumsi untuk mengurangi berat badan pasca-Lebaran.
minuman jenis tertentu dapat membantu menurunkan berat badan.
Bahkan, minum teh hijau dan kopi terbukti dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi rasa lapar.
Berikut minuman pembakar lemak dapat diminum setelah makan bersantan saat lebaran:
- Teh hitam
Teh hitam mengandung senyawa yang dapat merangsang penurunan berat badan.
Teh hitam adalah jenis teh yang lebih teroksidasi atau terpapar udara dibandingkan jenis teh lain, sehingga menghasilkan rasa yang lebih kuat dan warna yang lebih gelap.
Teh hitam kaya polifenol yang merupakan antioksidan kuat dapat membantu menurunkan berat badan.
- Teh hijau
Beberapa penelitian telah membuktikan teh hijau dapat mengurangi berat badan dan lemak tubuh.
Hasil dari 14 studi menunjukkan orang yang minum teh hijau berkonsentrasi tinggi selama 12 pekan, mengalami penurunan berat badan 0,2 hingga 3,5 kg dibandingkan yang tidak.
Selain itu, orang yang minum teh hijau cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dan risiko lebih rendah terkena penyakit jantung, kanker jenis tertentu, dan diabetes.
- Teh jahe
Teh jahe juga dapat diminum setelah makan bersantan karena dapat membakar lemak.
Penelitian menunjukkan akar beraroma ini memiliki efek penurunan berat badan.
Teh jahe membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pengeluaran kalori.
- Kopi
Kopi mengandung kafein dan merupakan zat yang bertindak sebagai stimulan dalam tubuh yang bermanfaat mengurangi berat badan.
Studi yang melibatkan 33 orang dewasa dan kelebihan berat badan serta minum kopi yang mengandung 6 mg kafein per kilogram berat badan akan mengasup kalori lebih sedikit dibandingkan yang tidak minum kopi sama sekali.
- Air putih
Air putih dapat membantu memecah nutrisi ke dalam bentuk yang mudah dicerna. Air dapat membawa sisa produk limbah dan kelebihan garam yang diperoleh dari makanan.
Penelitian menunjukkan minum air sebelum makan dapat membuat Anda mengurangi konsumsi kalori dan menurunkan berat badan.
Penelitian lain juga mendapati konsumsi air dingin dapat meningkatkan pengeluaran energi saat istirahat. (wol/kompastv/ryp/d2)
Discussion about this post