Waspada.co.id – Liver atau hati merupakan salah satu organ manusia yang memiliki fungsi untuk menyaring darah, namun hati juga menghasilkan protein dan hormon yang dibutuhkan tubuh. Kerusakan pada hati dapat menyebabkan berbagai penyakit komplikasi, mulai dari hepatitis, sirosis, hingga pengerasan hati.
Penting menjaga kondisi kesehatan hati agar dapat berfungsi secara optimal. Menjaga asupan makanan jadi salah satu upaya untuk membuat organ hati tetap sehat.
Sebab, beberapa makanan mengandung antioksidan yang membantu melindungi hati dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun. Berikut makanan yang baik untuk liver.
Daftar makanan yang baik untuk liver
- Buah bit
Warna merah cerah pada buah bit berasal dari pigmen alami bernama betalain. Pigmen ini merupakan antioksidan kuat yang memiliki peran penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, termasuk sel-sel hati.
Betalain dalam buah bit membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel hati. Kerusakan sel hati dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk peradangan dan penyakit hati kronis.
- Jeruk bali
Makanan yang baik untuk kesehatan hati selanjutnya adalah jeruk bali. Buah satu ini mengandung senyawa antioksidan naringenin dan naringin yang dapat melindungi hati.
Konsumsi jeruk Bali dapat menurunkan peradangan dan melindungi sel-sel yang ada di sekitar hati. Sebuah analisis pada 2023 menemukan, senyawa antioksidan pada jeruk Bali dapat menurunkan risiko fibrosis hati.
Senyawa ini juga dapat mengurangi penumpukan lemak di hati dan meningkatkan enzim yang membakar lemak.
- Oatmeal
Oatmeal mengandung beta-glukan dalam jumlah tinggi. Sebuah studi pada 2017 menemukan, asupan beta-glukan dapat membantu melawan peradangan.
Mengutip Medical News Today, beta-glukan pada gandum dapat membantu mengatasi perlemakan pada hati. Perlemakan hati adalah kondisi di mana terlalu banyak lemak menumpuk di hati.
Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius jika tidak diobati.
- Anggur
Anggur juga menjadi makanan yang dapat menunjang kesehatan hati. Anggur merah atau ungu mengandung pigmen alami bernama antosianin, yang merupakan salah satu jenis flavonoid.
Antosianin ini bertindak sebagai antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sel-sel hati dari kerusakan. Anggur mengandung berbagai jenis polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Polifenol membantu melindungi hati dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit hati berlemak.
- Ikan berlemak
Ikan berlemak mengandung asam lemak omega-3, lemak sehat yang membantu mengurangi peradangan. Asam lemak juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
Asam lemak omega 3 membantu menurunkan lemak hati dan trigliserida pada orang yang mengidap penyakit hati berlemak non-alkohol atau steatohepatitis non-alkohol. (wol/kompastv/ryp/d2)
Discussion about this post