TAKENGON, Waspada.co.id – Pemekaran Aceh Leuser Antara (ALA) yang terdiri dari 6 Kabupaten Kota di wilayah tengah Provinsi Aceh, nampaknya tidak bisa lagi ditawar.
Para tokoh kembali bertemu dalam Kepengurusan Komite Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3 ALA) Pusat dan Daerah bersama tokoh Gayo di Hotel Linge Land, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Jumat (28/3).
Beberapa tokoh Masyarakat Gayo turut jadir, di antaranya; Muklis Gayo, Zam Zam Mubarak, Tgk. Irwan Syah Martis, perwakilan mahasiswa dan Ketua Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3 ALA) Pusat, Rahmat Salam dan beberapa pengurus KP3ALA dari Kabupaten/Kota.
Dalam konferensi persnya Rahmat Salam dengan tegas mengatakan, walaupun sebelumnya tahap pengajuan Provinsi ALA ini sudah di tahap akhir, dalam rancangan UU Pemekaran hari ini pihaknya akan berjuang bersama masyarakt dari 6 Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Singkil dan Subussalam.
“Komitmen kami tetap mekar dari Provinsi Aceh, perjuangan ALA ini bukanlah sesuatu perbuatan yang melanggar dan ini merupakan perintah Undang Undang,” tegas Rahmat Salam.
Dalam kesempatan tersebut Rahmat Salam melanjutkan, setelah pertemuan ini akan diadakan pertemuan akbar yang akan dihadiri oleh perwakilan dari 6 Kabupaten Kota yang ada di Wialayah ALA. “Insya Allah setelah Lebaran setelah kita berkoordinasi dengan para Bupati, kita rencanakan di Gayo Lues,” pungkasnya.
Dia menyebut, pemekaran ini adalah cita-cita masyarakat Gayo dan masyarakat yang ada di 6 kabupaten/kota ini. “Insya Allah kita akan terus berjuang hingga Provinsi Aceh Leuser Antara berdiri,” tuturnya.

Dirinya juga menyebut, Provinsi Aceh tak perlu alergi soal pemekaran ini. Pemekaran ini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak dengan pemekaran ini pihaknya menginginkan adanya pembangunan secara merata.
“Aceh akan tetap seperti biasa, kami hanya meningkatkan pembangunan dengan pemerintahan secara kusus di wilayah tengah, tengara, Singkil dan Subussalam.
Rahmat Salam berharap, semua lapisan masyarakat agar selalu mendoakan dan mendukung perjuangan Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara ini, “Provinsi ALA adalah sebuah persiapan kita menuju Indonesia emas.”
Sementara, salah seorang Tokoh Masyarakat Gayo, Zam zam Mubarak, mengatakan pihaknya sudah melengkapi admistrasi pengajuan pemekaran ini dengan dua metode Top-down dan bottom-up. “Dengan segala upaya akan terus kita perjuangkan cita-cita bersama ini.”
Senada, Budayawan sekaligus Sejarawan Gayo, Muklis Gayo, dalam kesempatan ini juga mengatakan selain memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat di wilayah Provinsi ALA ini, juga untuk memperjuangkan dan mempertahankan identitas Gayo Alas Singkil secara menyeluruh.
“Gayo Alas dan Singkil punya sejarah dan budaya sendiri. Kita harus mandiri dan membangun wilayah kita secara bersama-sama. Kita telah jauh tertinggal dengan wilayah lain dan ini saatnya kita memperjuangakan hak-hak kita sebagai identitas asli,” pungkas Muklis. (wol/bus)
Editor AGUS UTAMA
Discussion about this post