PEMATANGSIANTAR, Waspada.co.id – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis, menyebutkan betapa pentingnya mendeteksi dan mencegah penyakit kanker bagi keluarga melalui peran kader PKK.
Hal ini disampaikan Nawal saat menghadiri kegiatan pelantikan pengurus YKI Kota Pematangsiantar dan sosialisasi kondisi kanker di Sumut bertema ‘Cegah Kanker dengan Cerdik’, dengan didahului pengukuhan Bunda PAUD di Balai Kota Pematangsiantar, Senin (29/5).
Nawal Lubis menyampaikan kondisi kanker berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai rumah sakit di Kota Medan dan sekitarnya. Bahwa selama kurun 2022, ada 252 penderita kanker payudara di RSUP H Adam Malik, sebanyak 70 penderita di RSUD dr Pirngadi Medan, serta 34 penderita di RS Haji Medan, serta disusul kanker jenis lainnya dengan angka yang lebih kecil.
“Angka yang banyak ini adalah yang terdata, karena mereka berobat ke rumah sakit. Saya yakin masih banyak lagi yang menderita penyakit kanker, tetapi enggan ke rumah sakit. Mengandalkan pengobatan alternatif yang terkadang berujung menjadi lebih parah,” ujar Nawal.
Dorongan untuk penderita kanker dibawa ke rumah sakit, kata Ketua TP-PKK Sumut ini, didukung upaya medis yang dapat mendiagnosa hingga mengobati, karena penyakit ini bisa ditangani jika dideteksi sejak dini.
“Seperti kanker payudara, tentunya ini kan pertumbuhan sel yang tidak normal. Seperti payudara, tentu kita bisa mendeteksi jika ada perbedaan di tubuh kita,” sebutnya.
Namun pengobatan sejak dini itu, lanjut Nawal, adalah upaya pencegahan sebelum kanker dimaksud semakin parah hingga merusak sel tubuh yang lain. Artinya sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman bagaimana mencegah dan mengenali gejala penyakit mematikan tersebut.
“Dengan sosialisasi ini, saya berharap ibu-ibu khususnya kader PKK di tingkat desa/kelurahan untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat di sekitarnya tentang deteksi dini penyakit kanker. Juga agar masyarakat bersedia berobat ke rumah sakit, seperti di Kota Pematangsiantar ini,” ungkapnya.
Menurutnya, peran kader PKK di masyarakat sangat penting. Sebab, dengan gencarnya sosialisasi hingga tingkat desa/kelurahan akan dapat mendorong penurunan angka penderita kanker.
“Sekarang ini kan sudah lebih mudah karena ada BPJS dan penyakit ini bukan kutukan, jadi jangan sampai stadium 4 (tinggi) baru dibawa ke rumah sakit. Di sinilah peran kader PKK untuk menyampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (wol/man/d2)
editor: FACHRIL SYAHPUTRA
Discussion about this post